Profil Desa

Monografi Desa Alaskokon
Oleh Madiah Dp

Desa Alaskokon merupakan sebuah desa yang unik, menarik, dan hijau. Desa Sokon merupakan julukan yang tepat untuk desa kecil yang damai ini karena dulunya di setiap dusun pasti terdapat tanaman sokon yang menyejukkan walaupun sekarang pohon itu sudah jarang ditemui.
Selain sokon desa ini dipenuhi dengan berbagai tanaman-tanaman yang setiap saat mempersembahkan kesejukan bagi siapa saja yang datang untuk berkunjung ke desa kecil yang istimewa ini. Kesejukan desa ini membuat karakter masyarakat juga mempunyai hati yang sejuk, pikiran-pikiran yang positif, hingga semangat yang tinggi.
Sebuah pengalaman berharga yang memikat hati sekaligus kebanggaan bagi kami karena kami sebagai kelompok KKN 17 yang berasal dari Universitas Trunojoyo Madura mendapatkan penerimaan dan sambutan yang hangat dari masyarakat Desa Alaskokon.
Hal-hal istimewa tersebut merupakan sebuah kombinasi yang sempurna, kami mendapatkan kesejukan dari alamnya sekaligus  kehangatan dari sambutan masyarakatnya.
Kami tidak yakin sebuah kombinasi yang begitu berharga ini bisa didapatkan di tempat lain, untuk itu dengan bangga kami persembahkan buku ini agar anda bisa mengenal lebih dekat bagaimana istimewanya Desa  Alaskokon, desa istimewa yang penuh dengan sejuta keistimewaan yang menawan bagi para pendatangnya.
Untuk mengelaborasi keunikannya, akan kami ulas sejarah singkat desa, potensi-potensi yang dimiliki desa, serta perkembangan masyarakat terkini, hingga hal-hal unik apa saja yang menghiasi Desa Alaskokon Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan.
               
Sejarah Desa Alaskokon
Oleh Kholifatul Sadhiah

Pada zaman dahulu ada seorang perantau laki-laki berasal dari daerah cendana kwanyar yang sudah lanjut usia bertemu dengan perempuan tua yang kemudian hidup bersama. Mereka hidup di sebuah rumah di bawah pohon sukun yang sangat besar nan rindang. Mereka hidup bertahun-tahun dan beranak cucu di daerah tersebut.
Pada suatu ketika pada musim paceklik dimana sulit untuk mencari makanan, maka mereka sekeluarga setiap harinya makan buah sukun sebagai ganti nasi. Mengetahui betapa pentingnya pohon sukun tersebut maka pada waktu musim hujan mereka memperbanyak menanam pohon sukun, hal tersebut diikuti oleh anak dan orang-orang yang hidup di daerah tersebut sehingga lama kelamaan daerah tersebut menjadi hutan pohon sukun (kokon). Sejak saat itu orang-orang menyebutnya sebagai daerah/desa Alaskokon (hutan pohon sukun).

Sejarah Pemerintahan Desa
Desa Alaskokon terdiri dari 5 dusun yaitu:
Dusun Alaskokon
Dusun Nangger
Dusun Sumber Pandan
Dusun Tenggina
Dusun Padukohan
Sejarah kepemimpinan pemerintahan desa Labang adalah sebagai berikut:
Tahun 1945 – 1957               : Sakirin
Tahun 1957 – 1960               : Marliyat
Tahun 1960 –1965                : Tekenek
Tahun 1965 –1975                : Jali
Tahun 1975 –1990                : Mastawi
Tahun 1990 –2000                : Akhmad Munir
Tahun 2000 –sekarang         : Mosleh 

0 komentar:

Posting Komentar