Proker Utama

1. Pembuatan Dodol Jagung

Tema : “Pemanfaatan Buah Jagung Sebagai Olahan Dodol Jagung
Tamu Undangan : Ketua PKK Desa Alaskokon, Tokoh Masyarakat setempat
Sasaran : Ibu-ibu alaskokon
Tujuan :
-                                Menumbuhkan rasa ingin tahu masyarakat tentang pemanfaatan buah Jagung
-                                 Penyuluhan pemanfaatan buah jagung sebagai bahan olahan (Dodol Jagung)

  Jagung merupakan jenis tanaman yang banyak ditanam oleh masyarakat Indonesia, khususnya Pulau Jawa dan Madura tanpa terkecuali Desa Alaskokon Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan. Kebanyakan masyarakat di desa ini sebagai petani jagung. Hanya saja hasil panen jagung biasanya untuk pengganti beras dan di jual ke pasar tanpa diolah.
  Jagung dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan separti nasi jagung, warneng, emping, brownis dan puding jagung. Kali ini kelompok KKN 17 UTM berinovasi untuk mengolah jagung di Desa Alaskokon menjadi DODOL. Dodol merupakan makanan tradisional yang cukup terkenal di beberapa daerah di Indonesia, dapat diolah dari tepaung ketan dan biji-bijian maupun buah-buahan yang dicampur dengan gula atau diberi tambahan seperti tepung ketan, tepung beras, tepung tapioca, tepung honkwe,  bahan pewarna taupun lainnya. Cara pembuatan dodol sangatlah mudah, peralatan yang digunakan juga sederhana sehingga dapat diterapkan menjadi industry rumah tangga yang cocok untuk Desa Alaskokon untuk meningktkan perekonomian masyarakat.
    Berikut bahan-bahan yang diperukan untuk membuat dodol jagung :
         1.     Jagung 2 kg
         2.     Tepung ketang 0.5 kg
         3.     Gula pasir 1 kg
         4.  Gula jawa 1 kg
         5.     Margarin 0.25 kg
         6.     Santan 2 liter (2 buah kelapa)
         7.     Vanili secukupny
         8.     Garam secuupnya

   Sedangkan untuk peralatan yang diperlukan sebagai berikut :
         1.     Wajan + alat pegaduk dodol untuk memasak dodol
         2.     Baskom plastic untuk wadah pencucian dan penampung bubur jagung
        3.     Alat peniris untuk meniriskan jagung setelah di parut
      4.     Alat pamarut untuk memarut kelapa sebagai tambahan pembuatan dodol jagung dan
           memarut jagung
       5.     Alat pemanas untuk mencairkan gula jawa
       6.     Pisau stainless steel untuk memotong dodol

  Berikut cara pembuatan dodol jagung sebagai berikut :
        1.     Jagung dikupas kulit luarnya lalu dicuci
        2.     Jagung yang telah dicuci lalu diparut sehingga  diperoleh bubur jagung yang halus
        3.     Bubur buah jagung ditimbang sebanyak 2 kg
        4.     Gula jawa sebanyak 0.5 kg direbus dengan air kemudian disaring
        5.     Bubur buah jagung dicampur dengan gula pasir, santan, gula jawa cair dan margarin
        6.     Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga mengental
        7.     Masukkan tepung ketan yang telah dicairkan untuk menghindari proses penggumpalan         selama proses pemasakan
       8.    Pemasakan dilanjutkan hingga dodol matang, ciri-ciri dodol matang apabila adonan              dodol sudah kalis dan tidak lengket
       9.     Tuang ke dalam Loyang yang telah diolesi minyak goring
      10.  Setelah dinging dipotong-potong dan dibungkus dengan plastik polypropylene 0.01               mm
Diberi label dan siap untuk dipasarkan.

2. Kerajinan Tangan Dari Kulit Jagung
Kulit jagung merupakan limbah pertanian dari tanaman jagung. Limbah kulit jagung yang sudah tak terpakai ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam manfaat seperti kerajinan tangan sehingga limbah kulit jagung atau klobot jagung ini tidak menjadi sampah yang mencemari lingkungan. Dengan sedikit ketelatenan dan kreativitas, limbah sampah kulit jagung (klobot) bisa dibuat prakarya yang menarik. Seperti contoh dibuat kerajinan bunga, vas, kipas, boneka, bros, tempat pensil, bingkai foto, dan lain-lain. Kulit jagung untuk dibuat kerajinan tangan perlu pengolahan terlebih dahulu sebelum digunakan agar lebih menarik.
Kulit jagung yang digunakan adalah yang bagian dalam karena lebih lunak agar mudah digunakan. Setelah kulit jagung dipisah-pisah lapisan-lapisannya kemudian dijemur sampai kering kemudian dilakukan pewarnaan agar mempunyai warna tertentu sesuai dengan kebutuhan. Untuk pewarnaan bisa digunakan pewarna makanan atau pewarna tekstil. Pewarnaan dimulai dengan merebus air yang telah diberi pewarna dan kemudian dicelupkan kulit jagung pada air rebusan pewarna lalu diaduk sampai warna meresap ke dalam kulit jagung, perebusan memerlukan waktu kurang lebih 30 menit sampai 1 jam. Jika sudah dikeringkan, pengeringan ini hanya diangin-anginkan saja tanpa terkena sinar matahari langsung supaya tidak mudah pecah jika dibentuk. Setelah kering agar permukaan rata maka disetrika sampai halus. Setelah itu kulit jagung siap digunakan, siap dibuat sesuai pola yang diinginkan.
Berikut alat-alat yang diperlukan untuk membuat bunga dari kulit jagung yaitu sebagai berikut:
·         Lem bakar digunakan untuk merekatkan antar kulit jagung yang akan dirangkai menjadi bunga.
·         Kawat digunakan untuk membuat tangkai supaya tangkainya bisa diubah-ubah atau mudah dibentuk.
·         Gunting digunakan untuk menggunting kulit jagung menjadi pola yang telah diinginkan.
·         Tang digunakan untuk memotong kawat tangkai bunga dan melengkungkannya.
Berikut adalah cara membuatnya yaitu:
  • Didihkan air yg sudah diberi pewarna, masukkan kulit jagung hingga warnanya meresap, tiriskan lalu angin-anginkan/jemur tanpa terkena sinar matahari secara langsung. 
  • Setelah kering, potong kulit jagung sesuai dengan pola yang diinginkan.
  • Rangkai kelopak bunga jagung menyerupai bunga sungguhan dg menempelkan satu per satu kelopak dg menggunakan lem tembak.
  • Tempelkan daun dan kelopak bunga pada ranting,
Berikut adalah hasil bunga yang telah dibuat.




    


3. Pupuk Kompos Dari Batang Jagung
    Didesa alaskokon hampir 80% warga berprovesi sebagai petani dan  setiap sesudah musim hujan biasanya para petani menanam jagung, namun untuk pemanfaatan batang jagung sangatlah kurang, didesa alaskokon batang jagung hanya di buat pakan sapi ataw dibiyarkan begitu saja. Namun dengan adanya program kuliah kerja nyata para mahasiswa memiliki inovasi batang jagung di kelola sebagai pupuk kompos.
      Batang jagung bagus dibuwat pupuk karena terkandung selulosadari zat lignin yang  tinggi, kandunganselulosa dari zat lignin mampu membuat batang jagung menjadi bahan organik yang mudah untuk didekomposisi oleh mikroorganisme, hal ini memungkinkan batang jagung sangat potensial untuk dijadikan pupuk.
Kompoposisi dari pupuk batang jagung sebagai berikut :
        ·         Batang jagung yang sudah di cacah
        ·         EM 4 pertanian
        ·         Kotoron sapi ( Bisa diganti dengan bekatul )
        ·         Gula pasir

Cara pembuatan pupuk jagung dengan bekatul sebgai berikut :
      1.     Siapkan bahan dan wadah penyimpanan
      2.     Campurkan EM4 dengan takaran 2 tutup botol EM4 dan tamabahkan gula pasir 2 sendok       makan kedalam air 5 liter
      3.     tata batang jagung yang sudah dicacah di dalam tong penyimpanan dengan ketinggian        20cm dan di taburi bekatul diatasnya lalu siram dengan air yang tercmpur EM4 sedikit          demi sedikit. Dan lakukan seterusnya namun jang rata dengan tong penyimpanan beri          ruang seperempat dri tong
      4.     tutup rapat tong yang sudah di isi dan diberi sintilasi udara
      aduk setelah satu minggu penyimpanan dan lakukan hingga pupuk kompos jadi.

0 komentar:

Posting Komentar