Proker Pendukung

Program kerja pendukung KKN 17 UTM tahun 2017 kali ini memiliki 8 program pendukung dari 11 program keseluruhan, program pendukung itu antara lain adalah:


1. Lomba Adzan


    Lomba adzan merupakan program kerja pendukung dari KKN 17 Universitas Trunojoyo Madura 2017 dan merupakan satu-satunya program kerja pada sektor Agama. Di Alaskokon sendiri merupakan sebuah Desa dimana semua warganya mayoritas beragama Islam dan kental dengan tradisi-tradisi ke-agamaannya. Dengan adanya program pendukung lomba adzan ini dijadikan sebagai ajang ﻓَﺎﺳْﺘَﺒِﻘُﻮﺍْ ﺍﻟْﺨَﻴْﺮَﺍﺕِ (berlomba-lomba dalam kebaikan) terutama juga sebagai sarana mempererat tali silaturrahmi antar warga se-Desa Alaskokon sendiri.



Dalam lomba adzan ini dilaksanakan pada Hari Jumat 20 Januari 2017 Pukul: 13.00-15.00 WIB bertempat di Masjid Taqwimuddin Dusun Sumber Pandan Desa Alaskokon dengan tingkat peserta mulai dari kelas 1-6 SD/MI/Madrasah Diniyah se-Desa Alaskokon dengan delegasi maksimal 3 orang dari setiap lembaga yang mendaftarkan sebagai peserta lomba adzan. Dengan total jumlah peserta yang terdaftar dalam panitia terdapat jumlah peserta 18 orang dari seluruh peserta yang berjumlah 30 orang. Perlombaan ini panitia menyediakan 2 dewan juri yang terdiri dari temen-temen KKN semua yaitu: Juri 1 Sdr. Alfan Fatoni dan Juri 2 Sdr. Mohammad Jirjis.




Dalam kali ini panitia menentukan tata tertib perlombaan antara lain:
Tata Tertib Peserta Lomba
1. Persiapan (sebelum) tampil :
  1. Peserta Lomba sudah berada di arena lomba 30 menit sebelum acara dimulai dan boleh didampingi oleh orang tua atau guru.
  2. Peserta lomba diharapkan menggunakan pakaian yang rapi dan sopan.
  3. Peserta mendapatkan nomor pada saat daftar ulang dan daftar ulang dilakukan di tempat lomba.
  4. Peserta lomba dipanggil berdasarkan nomor undian yang bersangkutan.
  5. Peserta yang belum hadir pada saat pemanggilan pertama (setelah tiga kali pemanggilan), maka akan dilanjutkan ke nomor berikutnya dan peserta yang bersangkutan diletakkan terakhir dan apabila pemanggilan pada urutan terakhir pun belum hadir juga, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur.
  6. Peserta lomba dilarang meninggalkan arena lomba tanpa seizin Dewan Hakim atau Koordinator Lomba.
2. Ketika Tampil
  1. Peserta tidak perlu mengucapkan salam baik di awal maupun di akhir penampilan.
  2. Adzan yang dikumandangkan bukan Adzan Shubuh.
  3. Nada lagu yang dipakai bebas sesuai dengan keinginan peserta lomba.
  4. Apabila salah maka tidak ada pengulangan.
 Peserta, Materi dan Aspek serta Skore Penilaian
1.    Peserta Lomba
           Anak-Anak terdiri dari anak-anak usia mulai dari kelas 1-6 tingkat SD/MI.
2.    Materi Lomba
           1)      Materi Pokok         : Lafadz Adzan
           2)      Materi Tambahan  : Do’a sesudah adzan dikeraskan.
 3.    Aspek dan Skore Penilaian

No.
Aspek Penilaian
Penilaian
Maksimal
Minimal
1.
Makhraj dan Tajwid
35
20
2.
Irama dan Suara
35
20
3.
Adab, Kerapihan dan Pembacaan Doa setelah Adzan
30
10

Jumlah
100
50



    Dalam pelaksanaan lomba adzan disambut dengan baik oleh tokoh masyarakat, dalam kutipan sambutan yang disampaikan oleh Ust. Zamroni Anwar, S.Pd.I "Lomba adzan ini merupakan program yang bagus untuk mengetahui bakat-bakat dari anak-anak se-Desa Alaskokon sendiri, dan juga dengan adanya perlombaan seperti ini agar dijadikan sebagai ajang berlomba-lomba pada kebaikan jangan sampai dijadikan sebagai bahan permusuhan karena kekalahan". Panitia lomba adzan mengambil juara 4 besar dari jumlah peserta yang hadir sejumlah 18 orang.


2. Aksi Bersih Diri

3. Pembuatan Papan Nama Desa

4. Pelatihan IT

5. Sosialisasi Pentingnya Pendidikan

6. Pelatihan Teater

7. Pengajian
        Pengajian adalah program kerja pendukung KKN17 UTM yang berada Desa                 Alaskokon Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan. Pengajian tersebut telah direncanakan senjak awal survey dan sebelum KKN17 berlangsung. Program pengajian ini dilaksanakan dua kali selama KKN17 berlangsung. Pengajian ini dalam pelaksanaannya di isi oleh Bapak Kiyai Pimpinan Yayasan Miftahul Huda yang berada di dusun Alaskokon yaitu Bapak Kiyai Sulaha,S.Ag, tempat pengajian tepat di Masjid yayasan yaitu Masjid Almubarok. Antusias warga jama’ah yang hadir diperkirakan mencapai 140 orang yang terdiri dari, anak-anak, remaja , orangtua dan pemuda.
Hari pertama pelaksanaan tepat pada tanggal 17 januari 2017, pengajian ini berisikan hal-hal yang bersangkutan dengan hukum beribadah muslimin dan muslimah setempat. Dalam pengajian hal yang paling dipermasalahkan dan di dapatkan adalah terkait hukum haid bagi kaum hawa setempat dan anggota putri KKN17. Pemahaman-pemahaman dan tata cara beribadah khususnya sholat fardlu yang juga sebagai bahasan disetiap pengajian. Harapan kami anggota KKN17 adalah semoga pengajian sejenis dapat berlangsung dengan rutin setelah kami kembali ke kampus.

8. Pagi Refresing

0 komentar:

Posting Komentar